KISAH SITI ASIAH ISTRI FIRAUN DAN MASYITOH YANG SALEH

>> Rabu, Agustus 10, 2011



Alkisah di negeri Mesir, Fir'aun terakhir yang terkenal dengan keganasannya
bertahta. Setelah kematian sang isteri, Fir'aun kejam itu hidup sendiri tanpa
pendamping. Sampai cerita tentang seorang gadis jelita dari keturunan keluarga Imran bernama Siti Asiah sampai ke telinganya.

Fir'aun lalu mengutus seorang Menteri bernama Haman untuk meminang Siti Asiah. Orangtua Asiah bertanya kepada Siti Asiah :
"Sudikah anahda menikahi Fir'aun ?"
"Bagaimana saya sudi menikahi Fir'aun. Sedangkan dia terkenal sebagai raja yang ingkar kepada Allah ?"
Haman kembali pada Fir'aun. Alangkah marahnya Fir'aun mendengar kabar penolakan Siti Asiah.
"Haman, berani betul Imran menolak permintaan raja. Seret mereka kemari. Biar aku sendiri yang menghukumnya !"

Fir'aun mengutus tentaranya untuk menangkap orangtua Siti Asiah. Setelah
disiksa begitu keji, keduanya lantas dijebloskan ke dalam penjara. Menyusul
kemudian, Siti Asiah digiring ke Istana. Fir'aun kemudian membawa Siti Asiah ke penjara tempat kedua orangtuanya dikurung. Kemudian, dihadapan orangtuanya yang nyaris tak berdaya, Fir'aun berkata:"He, Asiah. Jika engkau seorang anak yang baik, tentulah engkau sayang terhadap kedua orangtuamu. Oleh karena itu, engkau
boleh memilih satu diantara dua pilihan yang kuajukan. Kalau kau menerima
lamaranku, berarti engkau akan hidup senang, dan pasti kubebaskan kedua
orangtuamu dari penjara laknat ini. Sebaliknya, jika engkau menolak lamaranku, maka aku akan memerintahkan para algojo agar membakar hidup-hidup kedua orangtuamu itu, tepat dihadapanmu."
Karena ancaman itu, Siti Asiah terpaksa menerima pinangan Fir'aun. Dengan
mengajukan beberapa syarat :
Fir'aun harus membebaskan orangtuanya.
Fir'aun harus membuatkan rumah untuk ayah dan ibunya, yang indah lagi lengkap perabotannya.
Fir'aun harus menjamin kesehatan, makan, minum kedua orangtuanya.
Siti Asiah bersedia menjadi isteri Fir'aun. Hadir dalam acara-acara tertentu,
tapi tak bersedia tidur bersama Fir'aun.
Sekiranya permintaan-permintaan tersebut tidak disetujui, Siti Asiah rela mati dibunuh bersama ibu dan bapaknya.

Akhirnya Fir'aun menyetujui syarat-syarat yang diajukan Siti Asiah. Fir'aun
lalu memerintahkan agar rantai belenggu yang ada di kaki dan tangan orangtua Siti Asiah dibuka. Singkat cerita, Siti Asiah tinggal dalam kemewahan Istana bersama-sama Fir'aun. Namun ia tetap tak mau berbuat ingkar terhadap perintah agama, dengan tetap melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

Pada malam hari Siti Asiah selalu mengerjakan shalat dan memohon pertolongan Allah SWT. Ia senantiasa berdoa agar kehormatannya tidak disentuh oleh orang kafir, meskipun suaminya sendiri, Fir'aun. Untuk menjaga kehormatan Siti Asiah, Allah SWT telah menciptakan iblis yang menyaru sebagai Siti Asiah. Dialah iblis yang setiap malam tidur dan bergaul dengan Fir'aun.

Fir'aun mempunyai seorang pegawai yang amat dipercaya bernama Hazaqil. Hazaqil amat taat dan beriman kepada Allah SWT. Beliau adalah suami Siti Masyitoh, yang bekerja sebagai juru hias istana, yang juga amat taat dan beriman kepada Allah SWT. Namun demikian, dengan suatu upaya yang hati-hati, mereka berhasil merahasiakan ketaatan mereka terhadap Allah. Dari pengamatan Fir'aun yang kafir.
Suatu kali, terjadi perdebatan hebat antara Fir'aun dengan Hazaqil, disaat
Fir'aun menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang ahli sihir, yang menyatakan keimanannya atas ajaran Nabi Musa a.s. Hazaqil menentang keras hukuman tersebut.
Mendengar penentangan Hazaqil, Fir'aun menjadi marah. Fir'aun jadi bisa
mengetahui siapa sebenarnya Hazaqil. Fir'aun lalu menjatuhkan hukuman mati kepada Hazaqil. Hazaqil menerimanya dengan tabah, tanpa merasa gentar sebab yakin dirinya benar.

Hazaqil menghembuskan nafas terakhir dalam keadaan tangan terikat pada pohon kurma, dengan tubuh penuh ditembusi anak panah. Sang istri, Masyitoh, teramat sedih atas kematian suami yang amat disayanginya itu. Ia senantiasa dirundung kesedihan setelah itu, dan tiada lagi tempat mengadu kecuali kepada anak-anaknya yang masih kecil.

Suatu hari, Masyitoh mengadukan nasibnya kepada Siti Asiah. Diakhir pembicaraan mereka, Siti Asiah menceritakan keadaan dirinya yang sebenarnya, bahwa iapun menyembunyikan ketaatannya dari Fir'aun. Barulah keduanya menyadari, bahwa mereka sama-sama beriman kepada Allah SWT dan Nabi Musa a.s.

Pada suatu hari, ketika Masyitoh sedang menyisir rambut puteri Fir'aun, tanpa sengaja sisirnya terjatuh ke lantai. Tak sengaja pula, saat memungutnya Masyitoh berkata : "Dengan nama Allah binasalah Fir'aun."

Mendengarkan ucapan Masyitoh, Puteri Fir'aun merasa tersinggung lalu mengancam akan melaporkan kepada ayahandanya. Tak sedikitpun Masyitoh merasa gentar mendengar hardikan puteri. Sehingga akhirnya, ia dipanggil juga oleh Fir'aun. Saat Masyitoh menghadap Fir'aun, pertanyaan pertama yang diajukan kepadanya
adalah : "Apa betul kau telah mengucapkan kata-kata penghinaan terhadapku, sebagaimana penuturan anakku. Dan siapakah Tuhan yang engkau sembah selama ini ?"
"Betul, Baginda Raja yang lalim. Dan Tiada Tuhan selain Allah yang sesungguhnya menguasai segala alam dan isinya."jawab Masyitoh dengan berani. Mendengar jawaban Masyitoh, Fir'aun menjadi teramat marah, sehingga memerintahkan pengawalnya untuk memanaskan minyak sekuali besar. Dan saat minyak itu mendidih, pengawal kerajaan memanggil orang ramai untuk menyaksikan hukuman yang telah dijatuhkan pada Masyitah. Sekali lagi Masyitoh dipanggil dan dipersilahkan untuk memilih : jika ingin selamat bersama kedua anaknya,
Masyitoh harus mengingkari Allah. Masyitoh harus mengaku bahwa Fir'aun adalah Tuhan yang patut disembah. Jika Masyitoh tetap tak mau mengakui Fir'aun sebagai Tuhannya, Masyitoh akan dimasukkan ke dalam kuali, lengkap bersama kedua anak-anaknya.

Masyitoh tetap pada pendiriannya untuk beriman kepada Allah SWT. Masyitoh kemudian membawa kedua anaknya menuju ke atas kuali tersebut. Ia sempat ragu ketika memandang anaknya yang berada dalam pelukan, tengah asyik menyusu. Karena takdir Tuhan, anak yang masih kecil itu dapat berkata, "Jangan takut dan sangsi, wahai Ibuku. Karena kematian kita akan mendapat ganjaran dari Allah SWT. Dan pintu surga akan terbuka menanti kedatangan kita."

Masyitoh dan anak-anaknya pun terjun ke dalam kuali berisikan minyak mendidih itu. Tanpa tangis, tanpa takut dan tak keluar jeritan dari mulutnya. Saat itupun terjadi keanehan. Tiba-tiba, tercium wangi semerbak harum dari kuali berisi minyak mendidih itu.

Siti Asiah yang menyaksikan kejadian itu, melaknat Fir'aun dengan kata-kata
yang pedas. Iapun menyatakan tak sudi lagi diperisteri oleh Fir'aun, dan lebih memilih keadaan mati seperti Masyitoh.
Mendengar ucapan Isterinya, Fir'aun menjadi marah dan menganggap bahwa Siti Asiah telah gila. Fir'aun kemudian telah menyiksa Siti Asiah, tak memberikan makan dan minum, sehingga Siti Asiah meninggal dunia.
Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Siti Asiah sempat berdoa kepada Allah SWT, sebagaimana termaktub dalam firman-Nya :

"Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata : "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi_mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim." (Q.S. At-Tahrim [66] : 11)

Demikian kisah Siti Asiah dan Masyitoh. Semoga ikhwan dan akhwat sekalian bisa mengambil
hikmah dan mengikuti jejak keduanya, meninggal dalam keadaan teguh menggenggam "Tauhid."

Read more...

koleksi kata2 motivasi untuk meningkatkan keimanan


aku khawatir trhadap suatu masa yg rodany dpat menggilas keimanan,keyakinan hnya tinggal pemikiran yg tak berbekas dlm prbuatan,bnyak org baik tpi tak brakal,ada org brakal tpi tak briman,ada lidah fasih tpi brhati lalai,ada yg khusyu nMun sibuk dlm ksendirian,ada ahli ibdah tp mwarisi ksmbngan iblis,ada ahli mksiat rndah hati bgaikan sufi !!

Read more...

DAFTAR ISI

>> Senin, Agustus 01, 2011


Read more...

Neraka dan malaikat penjaganya

>> Minggu, Juli 31, 2011

Neraka dan malaikat penjaganya
Dikatakan bahwa  bahan bakar / bisa dibilang kayu nya  neraka itu terdiri dari manusia yang tidak beriman , orang – orang kafir, batu – batuan , dan  Diceritakan ada sebuah batu yang takut dijadikan kayunya  neraka.. dan kemudian batu itu menangis dan berkata aku takut termasuk  batu yang di bakar di api neraka dan  dijadikan kayunya  neraka …. Dan sekiranya kita dapat mengambil hikmah bahwa sebuah batu saja yang tidak mempunyai akal  dapat menangis dan batu itu benda yang sangat keras dapat luluh karena telah disebutkan bahwa karena yang akan dimasukkan ke dalam  neraka itu termasuk batu – batuan ..  dan kita sebagai manusia yang diberi akal dan pikiran seharusnya lebih takut lagi akan pedihnya siksa neraka itu, karena batu saja yang keras dapat luluh karena mendengar hal tersebut.

Allah menciptakan 19  malaikat yang menjaga neraka ,, watak nya kasar dan galak sama sekali  tidak bisa senyum, bengis … malaikat  itu bernama zabaniyah yaitu malaikat yang tidak mempunyai rasa belas kasihan kepada siapapun …  diciptakan dari amarah dan mempunyai  hobi menyiksa makhluk-Nya yang sering melakukan dosa di dunia … Tidak ingkar dan tidak menolak atas perintah Allah Swt. Apa yang diperintahkan oleh Allah Swt malaikat tersebut akan melakukannya,  Mempunyai benda berupa palu besar /gegendir dan

Read more...

Syair - Syair Sufi ( Imam Ruslan bin Anam )

 SYAIR  I
Jika ada kebenaran di dalam hati
Akan ada keindahan dalam watak
Jika ada keindahan dalam watak
Akan ada keselarasan dalam akhlak
Jika ada keselarasan dalam akhlak
Akan ada kebaikan dalam beribadah
Jika ada nilai kebaikan dalam beribadah
Akan diterima oleh Allah SWT.
Jika diterima oleh Allah SWT. Maka akan dibalas dengan surga
SYAIR  II
Jika ada kebenaran di dalam hati
Akan ada keindahan watak
Jika ada keindahan watak
Akan ada keselarasan dalam rumah tangga
Jika ada keselaraan dalam rumah tangga
Akan ada ketertiban bertetangga
Jika ada ketertiban bertetangga
Akan ada ketertiban dalam bangsa
Jika ada ketertiban dalam bangsa
Akan ada perdamaian di dunia
SYAIR  III
Perjalanan hidup manusia
Dari tiada kepada adanya
Dari ada kembali ketiadanya
Dari tanah kembali ke tanah
Dari azali kembali ke asal
Dari suci kembali suci
Dari Allah kepada Allah jua
Tapi apakah dari selamat, kembali kepada keselamatan ?
Putus segala rasa, lunglai seluruh sendi
Ingat diri di akhir nanti
Tiada daya dan upaya, kecuali pertolongan Allah yang Maha Agung
SYAIR  IV
Tiadalah kamu berguna menjadi sahabat
Apabila berkelakuan bagai si kaki seribu
Tersentuh sedikit langsung menggulung
Jangan sombong dan takabur
Karena kita akan di gotong dan dikubur
Jangan terlalu mengejar dunia dengan segala perhiasannya
Karena kita akan tertipu dan menyesal akhirnya
SYAIR  V
Mencintai wanita *) mendatangkan kekecewaan
Mencintai Allah mendatangkan banyak kebahagiaan
Rindu wanita menimbulkan kegelisahan
Rindu Allah menimbulkan kenikmatan
Cinta dan rindu wanita berakhir dengan kematian
Cinta dan rindu Allah kekal dalam keabadian
Wahai Allah, suburkanlah benih cintaku kepada-Mu

*) Wanita adalah : Simbol tahta, harta, dunia, dan kemasyhuran

Read more...

Neraka Jahannam dalam Surat (An-Naba' ayat 21-30 )

>> Senin, Juli 18, 2011

Alhamdulilllah wa sukrunikmatillah ..
Mudah mudahan kita semua  di berkahi oleh Allah Swt dan termasuk  orang –orang yang dijauhkan dari siksa api neraka.  Amin ya Allah ya robal  ‘alamin . di postingan kali ini kita akan mengkaji tentang Neraka Jahannam.  di dalam Surat An-naba (Berita Besar) ayat 21 – 30.  
Firman Allah Swt. Dalam Surat An-Naba’ ( Berita besar ) dalam ayat 17-18 dikatakan : “sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan. Yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok".  
Dalam ayat diatas dikatakan bahwa pada hari kiamat ketika malaikat Israfil meniupkan sangkakala bertanda datangnya hari kiamat, Orang – Orang yang masih hidup semuanya akan dimatikan serta  bumi dan langit

akan digoncangkan segoncang-goncangnya, sampai hancur tak tersisa. Dan ketika itu semuanya akan menjadi debu yang beterbangan. Ketika malaikat Israfil meniupkannya yang kadua kalinya lalu semua makhlkuk Allah akan dibangkitkan di Alam Kuburnya. Lalu mereka datang dengan berkelompok – kelompok.    
Di surat An-naba’ ayat 21-26 yang artinya : “sesungguhnya neraka jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai. Lagi menjadi tempat kembali bagi orang- orang yang melampaui batas.mereka tinggal di dalamnya berabad – abad lamanya. Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air mendidih dan nanah.sebagai balasan yang setimpal ”.

Read more...

Kisah Khidir a.s Dalam Al-Qur'an

Kisah Nabi Khidir dalam Al- Qur’an

Ini adalah beberapa kisah nabi Khidr yang saya kutip dalam terjemahan Al-Quran :
Dalam Surat Al –Kahfi (Gua) dijelaskan tentang kisah nabi khidir, inilah sebagian beberapa kisahnya

Terjemahan beberapa Ayat dalam Surat Al – Kahfi
NABI MUSA A.S MENCARI ILMU
Nabi Musa a.s bertemu dengan Nabi Khidr a.s
60. Dan (ingatlah) ketika musa berkata kepada muridnya ( 1 ) : “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan : atau aku akan berjalan sampai bertahun - tahun”.
1.         Menurut ahli – ahli tafsir, murid Nabi Musa a.s itu ialah Yusya bin Nuh
61. maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikannya itu melompat mengambil jalannya ke laut itu.
 62. maka tatkala mereka berjalan lebih jauh, berkatalah musa kepada muridnya : “Bawalah kemari makanan kita : sesungguhnya kita telah merasa letih karena perjalanan kita ini”.

Read more...

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP